Produk Asuransi Prudential Syariah

Pada tulisan kali ini kita akan membicarakan tentang definisi dan manfaat produk asuransi prudential syariah.

Selama ini, produk asuransi dari berbagai perusahaan asuransi di indonesia, masih  merupakan produk konvensional apabila dilihat dari praktek ekonomi dan transaksinya sehingga masih jauh dari hukum syariah islam itu sendiri karena produk konvensional tersebut sebenarnya diadopsi dari sistem keuangan non islam.

 

Produk Asuransi Prudential Syariah

PT prudential indonesia menganggap sangat perlu untuk meluncurkan produk asuransi syariah karena dikaitkan dengan posisi indonesia sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia, yang tentu produk asuransinya harus sesuai dengan kaidah-kaidah di dalam hukum islam itu sendiri.

Pru syariah diluncurkan pada tanggal 17 september 2007 yang lalu di JIExpo, jakarta. Untuk pru syariah, pengelolaan dana oleh Prudential Fund Management Berhand.

Definisi produk asuransi prudential syariah

“Asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk asset dan/atau Tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah”

Jadi yang membedakan antara produk asuransi syariah dan  konvensional adalah akadnya.

Apabila produk konvensional, dana yang disetor oleh nasabah diambil alih oleh perusahaan dan resiko nasabah akan ditanggung oleh perusahaan. Inilah yang tidak dibolehkan dalam islam karena mengandung Gharar yaitu ketidakpastian kapan resiko yang dialami nasabah akan terjadi.

Yang kedua dalam produk konvensional mengandung maisir yaitu judi atau untung-untungan, penjelasannya adalah karena resiko yang akan dialami nasabah tidak pasti kapan datangnya maka bisa menimbulkan kerugian di satu pihak dan keuntungan di lain pihak.

Contohnya jika nasabah baru membayar premi satu bulan dan tutup usia, maka perusahaan berkewajiban membayarkan uang santunan, tetapi bila nasabah berusia panjang maka bisa saja jumlah premi yang di bayarkan melebihi apa yang akan didapatnya kelak.

 

manfaat asuransi prudential syariah

Yang ketiga dalam produk konvensional mengandung riba, karena portofolio dalam produk tersebut dana diinvestasikan ke dalam saham yang mungkin saja produknya diharamkan dalam islam seperti saham rokok, minuman keras, dll. Lalu di sistem perbankan di investasikan ke dalam deposito bank konvensional.

Nah, dalam produk asuransi prudential syariah ketiga unsur yang disebutkan di atas hilang. Hal ini karena akad dari produk asuransi syariah adalah tolong menolong sesama anggota.

Jadi dana yang disetor nasabah tidak diambil alih perusahaan. Dana iuran tabarru’ akan dikelola perusahaan dengan imbalan dana pengelolaan beberapa persen, dan dalam hal ini dibolehkan dalam islam.

Dana anggotalah yang akan digunakan untuk menyantuni anggota yang terkena musibah. Maka dari itu sisa dana yang harus disisakan dalam rekening polis kelak minimal 5 juta untuk menjaga ketersediaan dana tabarru’.

 

Asuransi yang Dibenarkan dalam Syariah

Suatu bentuk asuransi akan diperbolehkan secara syariah jika tidak menyimpang dari prinsip-prinsip dan aturan-aturan syariat Islam. Untuk itu harus terpenuhi beberapa syarat prinsip, antara lain:

  • Sistem asuransi itu harus dibangun atas dasar ta’awun (saling bantu), tolong menolong, saling menjamin, tidak berorentasi bisnis atau keuntungan materi semata. Allah SWT berfirman, “Dan saling tolong menolonglah dalam kebaikan dan ketaqwaan dan jangan saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan.”
  • Sistem asuransi itu tidak boleh bersifat mu’awadhoh atau akad jual beli yang menguntungkan. Tidak boleh menjadi sebuah perusahaan yang berorientasi kepada keuntungan material. Yang dbolehkan hanyanya sebuah kerja sosial yang bersifat tabarru’ (sumbangan). Dan tabarru’ itu sama dengan hibah (pemberian), oleh karena itu haram hukumnya ditarik kembali. Kalau terjadi peristiwa, maka diselesaikan menurut syariat.
  • Setiap anggota yang menyetor uangnya menurut jumlah yang telah ditentukan, harus disertai dengan niat membantu demi menegakkan prinsip ukhuwah. Kemudian dari uang yang terkumpul itu diambillah sejumlah uang guna membantu orang yang sangat memerlukan.
  • Tidak dibenarkan seseorang menyetorkan sejumlah kecil uangnya dengan tujuan supaya ia mendapat imbalan yang berlipat bila terkena suatu musibah. Akan tetepi ia diberi uang jamaah sebagai ganti atas kerugian itu menurut izin yang diberikan oleh jamaah.
  • Apabila uang itu akan dikembangkan, maka harus diinvestasikan pada lembaga keuangan non ribawi. Tidak boleh dengan menggunakan sistem bunga, melainkan dengan sistem bagi hasil (mudharabah atau murabahah).

Dan untuk terpenuhinya syarat itu, dikembangkanlah asuransi syariah. Sebab pada dasarnya di dalam akad asuransi itu memang ada manfaat yang baik. Namun ada juga transaksi yang haram.

Asuransi syariah adalah sebuah upaya untuk mendapatkan manfaat asuransi tapi dengan membuang semua sisi yang haram.

 

premi asuransi prudential syariah

 

Dasar hukum islam dikeluarkannya produk asuransi prudential syariah

Dasar hukum islam dikeluarkannya produk asuransi syariah adalah :

  • Al’quran surat Al Baqarah ayat 240,
    “Dan orang orang yang akan meninggal dunia diantaramu dan meninggalkan isteri, hendaklah berwasiat untuk isteri-isterinya, diberi nafkah hingga setahun lamanya dengan tidak disuruh pindah…”
  • Al’quran surat An Nisa ayat 9,
    “Dan hendaklah takut kepada Alloh orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka…”
  • Al’quran surat Yusuf ayat 49,
    Nabi Yusuf as, dicontohkan dalam Al quran membuatkan sistem proteksi menghadapi kemungkinan yang buruk di masa depan.

Produk syariah ini sistemnya diawasi oleh Badan Syariah Nasional dan Majelis Ulama Indonesia.

Produk investasi yang dapat dipilih adalah :

  1. Prulink syariah Rupiah Equity Fund    (Investasi saham resiko tinggi)
  2. Prulink syariah Managed Fund     (Investasi seimbang resiko sedang)
  3. Prulink syariah Rupiah Fixed Income Fund    (Investasi obligasi resiko sedang)

Manfaat asuransi prudential syariah seperti manfaat sakit kritis, kecelakaan, rawat inap, dan lain-lain, sama dengan manfaat yang bisa diambil dalam asuransi prudential syariah.

Untuk memilih dan memperhitungkan hasil investasi syariah, anda bisa mengunjungi halaman ini.

Perkembangan investasi syariah akhir akhir ini selalu meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat tentang sistem syariah. Ke depannya diperkirakan sistem syariah terutama asuransi syariah akan menjadi produk unggulan yang semakin diminati oleh masyarakat, karena selain investasinya di saham non riba sistem asuransinyapun sudah sesuai dengan syariat islam.

Sebagai muslim, kitapun akan merasa aman dan tentram karena produk asuransi prudential syariah yang akan kita ikuti telah bebas dari Gharar, Maisir, dan Riba sekaligus kita memikirkan kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat kelak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Current day month ye@r *

  1. Dengan ketekunan dalam menjadi agent Frudential syariah akan menjadikan kita menjadi orang yang berhasil dalam mencapai keinginan kita di kehidupan masa depan kita.Pagi pagi pagi !

  2. Lambat laun masyarakat sudah semakin sadar dengan produk asuransi. Apalagi dengan adanya pilihan asuransi syariah. Hanya butuh sedikit penyuluhan dan pemahaman mungkin orang-orang akan lebih tahun manfaat prudential syariah ini.

  3. Klau boleh saya bertanya..untuk klaim asuransi Prudential Syariah apakah bisa memakai kwitansi foto copy legalisir..

  4. Saya peserta asuransi pru syariah jenis : pendidikan anak. Mau tanya bagaimana cara klaim untuk jenis ini. Katanya bisa klaim via website. Gimana caranya? Soalnya agen yg dulu memperantarai sudah tidak bekerja di prusyariah lagi. Jadi kata beliau bisa diklaim via web. Bagaimana caranya. Mohon penjelasannya?