Apakah Benar Asuransi Prudential Menipu? Lihat Dulu Kasusnya

Apakah benar asuransi Prudential menipu? setelah sekian lama tidak memposting artikel baru, saya akan memberikan ringkasan dan cerita dari seorang nasabah yang mengaku telah ditipu oleh perusahaan asuransi ini. Calon nasabah harus membaca ulasan di bawah ini supaya paham betul apa sih sebenarnya asuransi unit link ini.

Pertanyaan semacam ini pasti akan selalu ada selama calon nasabah di indonesia awam terhadap asuransi, terutama unit link. Setelah membaca artikel ini seharusnya anda akan semakin paham apa sebenarnya yang diberikan perusahaan asuransi kepada nasabahnya sehubungan dengan proteksi dan investasi yang telah disepakati bersama.

Sebelum calon nasabah mengikuti program asuransi unitlink sebaiknya seringlah bertanya kepada agennya sehingga mereka menjelaskan secara detail tentang berbagai biaya yang akan dipotong setiap bulannya dari premi yang disetor nasabah, berapa nilai premi yang akan diinvestasikan, dll.

 

gambar asuransi prudential penipu

Asuransi unit link saat ini menjadi trend dalam berasuransi. Dimana asuransi unit link memiliki manfaat jauh lebih baik dan memiliki nilai tunai yang bisa ditarik sewaktu-waktu (sesuai nilai tunai yang terbentuk) tanpa perlu menunggu masa jatuh tempo. Tentu saja jauh lebih fleksibel dibanding asuransi tradisional.

Namun pelatihan dan pendidikan mengenai asuransi unit link sepertinya belum maksimal sampai ke masyarakat umum. Belakangan ini muncul viral postingan nasabah yang merasa ditipu oleh pihak asuransi Prudential (saat ini merupakan market leader untuk produk unit link di Indonesia) dan membuatnya dalam sebuah selebaran.

 

gambar kasus asuransi prudential

Jawaban Untuk Selebaran Hati-hati Penipuan Asuransi Prudential

Keresahan dan viralnya selebaran tersebut menandakan bahwa masyarakat umum masih banyak yang belum paham akan asuransi unit link, dimana setoran premi kita dibagi menjadi 2 alokasi. Satu untuk alokasi proteksi (asuransi) dan satu lagi untuk alokasi investasi. Dimana perbandingan besaran alokasi proteksi dan investasi SEHARUSNYA DIDISKUSIKAN antara agen dan nasabah (jadi agen juga punya peranan dalam hal ini).

Sebagai gambaran, jika nasabah setor premi Rp. 500,000,- per bulan, maka per tahun menjadi Rp. 6 juta. Nah, 6 juta ini bisa saja di bagi 2, misalnya:

4 juta untuk asuransi dan 2 juta untuk investasi, bisa juga
5 juta untuk asuransi dan 1 juta untuk investasi, dst.

Dan dari tahun pertama hingga tahun kelima, akan ada biaya akuisisi untuk alokasi asuransinya sebesar 100% tahun pertama, 60% tahun kedua, 15% tahun ketiga s.d tahun kelima, tahun keenam sudah 0%. Sedangkan biaya asuransi itu berlaku seumur hidup selama kita menjadi nasabah. Jadi sangat wajar bahwa nilai tunai nasabah sebelum 5 tahun usia polis akan sangat kecil karena adanya pembiayaan biaya akuisisi.

Dan berikut adalah respon positif dari salah satu agen profesional Prudential yang bernama Angel Anthony, yang langsung menelepon dan mendatangi nasabah tersebut – Afrizal. Berikut ini adalah kutipan informasi mengenai kondisi polis Afrizal:

Bapak Afrizal membuka 2 polis Prudential . Beliau kaget saat mengetahui Nilai tunai di polisnya yang sangat kecil, karena merasa sudah menabung 400 rb dan 700 rb per bulan slama 2 thn

Ternyata nasabah lupa penjelasan agen tentang biaya akuisisi yg dipotong dari nilai tunainya di 2 tahun pertama masih cukup besar. Juga Beliau lupa, ada potongan biaya2 asuransi untuk manfaat Asuransi yang Beliau ambil. Karena kaget dan kecewa beliau mengirim selebaran kpd teman2nya.

Tanpa beliau ketahui, selebaran tsb diupload oleh seseorang ke FB. Setelah didatangi oleh Ibu Angle dan dijelaskan, nasabah meminta ibu Angel unt memulihkan 2 polis yang sudah lapse tsb, dan membuka 2 polis baru. Beliau juga meminta maaf dan sangat takut jika harus berurusan dg Hukum krn pencemaran nama baik.

Beliau sendiri ( org Karawang yg gaptek dan tdk tahu FB ). Tetapi kmaren melalui grup Chat kami minta ibu Angel agar Bapak Afrizal disuruh menulis selebaran kembali permohonan maaf dan kita share di FB juga.

Selang beberapa lama dari kasus selebaran yang sempat menjadi viral dan Pak Afrizal yang sudah mendapatkan penjelasan mengenai asuransi unit link Prudential, akhirnya beliau merasa berkewajiban untuk membuat selebaran sebagai bentuk permintaan maaf kepada Prudential dan semua pihak yang terkait, baik itu nasabah, agen, dan perusahaan asuransi Prudential.

Berikut ini adalah selebaran permintaan maaf pak Afrizal:

gambar prudential bohong

Kesimpulan dari Selebaran Hati-hati Penipuan Asuransi Prudential Pak Afrizal

Pada dasarnya, apapun asuransi yang Anda ambil, itu adalah hal yang baik. Semua perusahaan asuransi itu taat hukum. Jika ada masalah, bisa dibawa ke ranah hukum jika terbukti ada unsur penipuan di dalamnya. Karena perjanjian antara perusahaan asuransi dan nasabah adalah perjanjian tertulis dan bermeterai, dimana ketentuan dan pasal sudah tercantum di dalamnya.

Terkadang masalah yang timbul juga karena data yang disampaikan calon nasabah kepada agennya kurang jujur, sehingga ke depannya saat klaim ternyata setelah ditelusuri ada riwayat penyakit yang terdeteksi sejak dahulu tetapi saat mendaftar asuransi, calon nasabah tidak bicara jujur.

Hal-hal semacam itu juga bisa menimbulkan kasus-kasus semacam ini. Kalau kita mau mengikuti berita pasti banyak sekali berita simpang siur yang terkadang menyudutkan perusahaan asuransi sehingga untuk orang awam, bisa merugikan nama baik perusahaan.

Mengenai kasus ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Agen sebagai penyampai informasi hendaknya menyampaikan informasi sejelas-jelasnya. Jangan ada yang ditutupi. Sebagai nasabah, berikan semua informasi yang diperlukan sejujurnya. Bagi perusahaan asuransi melalui kantor pemasaran agency, adalah kewajiban untuk mendidik para agennya dengan pelatihan yang maksimal sehingga bisa memberikan informasi secara akurat.

 

Sumber Artikel : Pakarasuransi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Current day month ye@r *

  1. MMG BENER ASS PRUDENTIAL MENIPU DAN MERUGIKAN.NAS… SY PEMEGANG POLIS POLLIS PRULINK….PREMI RP.1,5JUTA SAAT HUKA IHSG SEKITAR 2000… ALANGKAH KECEWANYA SAAT SUDAH 10 TAHUN LEBIH 3 BULAN… (3 BULAN ITUPUN PRU DG SEENAKNYA DEBET TERUS PDHAL PERKANJIAN HANYA 10 TAHUN).. TERNYA NILAI TUNAI SY HANYA RP.157 JUTA DG IHSG DIATAS 5300… DR PREMI TOTAL SEB RP.180 JUTA YG SDH SY BYR TANPA NUNGGAK…GILAAA…. JIKA IHSG SEMPET TURUN HRSNYA TIDAK MASALAH KRN DG DEMINIKIAN UNIT YG DODPT NAS DR PREMINYA NAIK KRN NAB TURUN…
    NAH APALAGI DG IHSG DIATAS 5300… SDH WAJARLAH DG HITUNGAN YG WAJAR YG TIDAK HISAP DARAH NASABAH …INVESTASIBYA BISA NUTUP… TLG CEK KUALITAS MANAGER FUNDNYA SERTA AKTUARIA PRU BERKUALITAS ATAU TIDAK…?…